Melayu Bangka Belitung: Identitas yang Terbentuk dari Asimilasi, Bukan Darah Murni

Geografi Sebagai Takdir Asimilasi

Austronesia dan Pribumi yang Terlupakan

Islamisasi dan Lahirnya “Orang Lah”

Timah: Logam yang Mencetak Identitas

Bahasa dan Dialek: Arsip Multikultural

Adat, Solidaritas, dan Filosofi Sosial

Sistem Matrilineal: Sisa Perempuan dalam Struktur Islam

Sinkretisme: Ketika Roh Leluhur dan Allah Berbagi Ruang

Paradoks Timah dan Krisis Identitas Kontemporer

Menolak Mitos “Ras Murni”


Daftar Rujukan

Ali, N. H., Fuadi, M. A., & Mahbub, M. (2023). Menyatu dalam keragaman: Pola-pola Islamisasi di Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Risâlah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(2).

Amri, M. (2018). Budaya Melayu Bangka: Kontinuitas dan Perubahan. Gramedia Pustaka Utama.

Bowo, T. A. (2024). Melayu Bangka language map in South Bangka Regency. Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature), 8(2), 258–277.

Budiman, A., et al. (2022). Cultural sustainability in the tin mining region: A case study of Bangka Belitung. Journal of Southeast Asian Studies, 45(3), 345–367.

Fitri, A., et al. (2024). Islam dan Kebudayaan (Adat Melayu Tidak Pernah Lepas Dari Agama Islam). Jurnal Multidisiplin West Science, 3(6), 688–695.

Hariyanto, P., et al. (2023). Language maintenance and identity: A case of Bangka Malay. International Journal of Society, Culture & Language, 11(2), 61–71.

Haryadi, D., Ibrahim, I., & Darwance, D. (2025). Dinamika migrasi dan tantangan reklamasi: Studi kasus komunitas tambang timah di Bangka Belitung. Jurnal Ilmu Lingkungan.

Heidhues, M. F. S. (1992). Bangka Tin and Mentok Pepper: Chinese Settlement on an Indonesian Island. Institute of Southeast Asian Studies.

Idi, A. (2012). Harmoni Sosial: Interaksi Sosial “Natural-Asimilatif” antara Etnis Muslim Cina dan Melayu-Bangka. Thaqaffiyat, 13(2), 361–383.

Ibrahim, I., Hidayat, A., & Herza, H. (2022). Habituation of Chinese subculture amid Bangka Malay domination: The role-sharing politics. Society, 10(2), 255–270.

Lestari, S. (2025). Sinkretisme budaya Islam dan budaya lokal Nusantara dalam memperkokoh hubungan masyarakat. Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 10(1).

Lindayanti. (2017). Kolonialisme dan perubahan sosial di Bangka Belitung 1816–1942. Ombak.

Mulia, R. (2020). Prasasti Kota Kapur dan jejak Sriwijaya di Bangka. Jurnal Arkeologi Indonesia, 15(2), 89–104.

Purmawanti, Z., et al. (2024). Eksistensi lembaga adat Melayu dalam menjaga kelestarian adat istiadat dan budaya pada era global di Bangka Belitung. Jurnal Adat dan Budaya, 6(1).

Putri, A. F. J., et al. (2023). Dampak kerusakan lingkungan biotik, abiotik, dan sosial budaya akibat pertambangan timah ilegal di Kecamatan Mentok. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4473–4481.

Salim, A. (2019). Penelitian antropologis sistem kekerabatan Melayu Bangka. Repositori UGM.

Satya, M. S., & Maftuh, B. (2016). Strategi masyarakat etnis Tionghoa dan Melayu Bangka dalam membangun interaksi sosial untuk memperkuat kesatuan bangsa. JPIS, 25(1), 10–22.

Sunandar, S., & Tomi, T. (2023). Sinkretisme Islam dan budaya lokal: Ritus kehidupan. Jurnal Sambas, 6(1), 57–66.

Takari, M. (2017). Adat Perkawinan Melayu: Gagasan, Terapan, Fungsi, dan Kearifannya. Program Studi Etnomusikologi FIB USU.

Valery Gibran
Valery Gibran
Articles: 7